Awal Puasa Ramadhan 2026 Berpotensi Berbeda, Ini Prediksi Muhammadiyah, NU, dan Pemerintah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi perbedaan penetapan awal puasa Ramadhan 2026 antara pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah berdasarkan metode hisab dan rukyatul hilal.

Ilustrasi perbedaan penetapan awal puasa Ramadhan 2026 antara pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah berdasarkan metode hisab dan rukyatul hilal.

Jakarta, Targetlink.id – Penentuan awal puasa Ramadhan 1447 Hijriah pada 2026 berpotensi berbeda antara organisasi Islam dan pemerintah. Muhammadiyah lebih dulu menetapkan awal Ramadhan pada Rabu, 18 Februari 2026, berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal yang telah memenuhi kriteria ketinggian dan elongasi Bulan.

Muhammadiyah menyebut, pada saat Matahari terbenam, posisi Bulan sudah berada di atas ufuk dan memenuhi syarat visibilitas. Dengan terpenuhinya parameter tersebut, Muhammadiyah memastikan 1 Ramadhan 1447 H jatuh lebih awal di bandingkan prediksi pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU).
Sementara itu, Nahdlatul Ulama (NU) memprediksi awal puasa Ramadhan 2026 jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Baca Juga :  Mayoritas Negara Prediksi 1 Ramadhan 19 Februari 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Prediksi ini di sampaikan Guru Besar Ilmu Falak UIN Walisongo Semarang berdasarkan perhitungan hisab dan kriteria MABIMS. Ijtimak di perkirakan terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 19.02 WIB, namun posisi hilal masih berada di bawah ufuk saat Matahari terbenam.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca JugaAmbil Hadiah Gratis! Ini Kumpulan Kode Redeem MLBB Terbaru 16 Oktober 2025

NU tetap menjadikan rukyatul hilal sebagai dasar penetapan awal bulan hijriah. Metode ini di lakukan dengan pengamatan langsung hilal yang kini di dukung teknologi optik.

Baca Juga :  Persija Jakarta Menang 1-0, Ricky Nelson Puji Penampilan Zijlstra dan Pattynama

Adapun pemerintah, melalui kalender resmi Kementerian Agama, juga memperkirakan awal Ramadhan 1447 H jatuh pada 19 Februari 2026. Namun, kepastian tanggal tersebut baru akan di umumkan setelah sidang isbat pada 17 Februari 2026. Umat Islam di imbau menunggu keputusan resmi pemerintah serta tetap saling menghormati perbedaan penetapan awal Ramadhan.(Lya)

Baca JugaUntitled Boxing Game Codes Roblox Lagi Trending, Klaim Hadiah Gratis Sekarang

Editor : Liya

Berita Terkait

Dramatis! Timnas Indonesia Kalah Tipis dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026
Heboh BBM Non-Subsidi Naik 10% Mulai 1 April 2026, Bahlil Akhirnya Buka Suara!
Viral! Citra Anidya Unggah Momen Lebaran Bareng Chef Juna, Warganet Heboh Soal Agama
Harga Pangan 15 Maret 2026 Naik Tajam, Bawang Merah dan Cabai Jadi yang Termahal di Pasar
Menteri PANRB Bahas Kebijakan ASN dan PPPK
Intan Putri dari Lampung Resmi Juara KDI 2025, Penampilan Memukau di Grand Final Curi Perhatian
Kabar Gembira untuk Investor! BBCA Siap Bagi Dividen 3 Kali di 2026, Prospek Saham BCA Makin Menarik
KIP Kuliah 2026 Dibuka! Ini Jadwal, Syarat, dan Cara Daftar Bantuan Kuliah Gratis dari Pemerintah
Berita ini 156 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:15 WIB

Dramatis! Timnas Indonesia Kalah Tipis dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:35 WIB

Heboh BBM Non-Subsidi Naik 10% Mulai 1 April 2026, Bahlil Akhirnya Buka Suara!

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:30 WIB

Viral! Citra Anidya Unggah Momen Lebaran Bareng Chef Juna, Warganet Heboh Soal Agama

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:18 WIB

Harga Pangan 15 Maret 2026 Naik Tajam, Bawang Merah dan Cabai Jadi yang Termahal di Pasar

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:29 WIB

Menteri PANRB Bahas Kebijakan ASN dan PPPK

Berita Terbaru