Maya Novefri Handayani Hadirkan Nostalgia Sejarah Pembangunan Lewat Stan PUPR Kerinci, Pamerkan Foto Lawas, Buku Klasik hingga Alat Teknik di Festival Budaya Kerinci 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci,Targetlink.id – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kerinci, Ir. Maya Novefri Handayani, S.T., menghadirkan konsep pameran yang unik dan sarat nilai sejarah dalam Festival Budaya Kerinci (FBK) 2026. Melalui stan PUPR  Kerinci yang menampilkan foto-foto lawas, buku klasik, hingga peralatan teknik zaman dahulu, Maya mengajak masyarakat mengenang perjalanan panjang pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kerinci.

Berbeda dari stan pameran pada umumnya yang menonjolkan produk unggulan atau hasil kerajinan, stan PUPR Kerinci justru menghadirkan suasana nostalgia melalui dokumentasi sejarah dan berbagai perlengkapan yang pernah di gunakan dalam pekerjaan konstruksi. Konsep ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin mengetahui perkembangan pembangunan Kerinci dari masa ke masa.

Begitu memasuki stan, pengunjung langsung disambut deretan foto hitam putih yang merekam kondisi Kerinci pada zaman dahulu. Salah satu dokumentasi memperlihatkan jalan yang masih berupa pengerasan tanah dan bebatuan, menggambarkan keterbatasan akses transportasi sebelum pembangunan infrastruktur berkembang seperti sekarang.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Foto-foto tersebut menjadi saksi perjalanan panjang pembangunan daerah. Pada masa lalu, masyarakat harus menghadapi kondisi jalan yang belum memadai untuk menunjang mobilitas, distribusi hasil pertanian, aktivitas perdagangan, hingga hubungan sosial antardesa.

Selain dokumentasi jalan, stan PUPR juga menampilkan foto-foto tokoh Kerinci yang memiliki nilai historis. Kehadiran foto-foto tersebut mengajak pengunjung mengenang sosok dan perjalanan masa lalu sekaligus memahami bahwa pembangunan daerah merupakan proses berkelanjutan yang melibatkan banyak generasi.

Melalui pameran ini, Maya Novefri Handayani ingin memperlihatkan bahwa kemajuan infrastruktur yang di nikmati masyarakat saat ini tidak terlepas dari perjuangan, pemikiran, dan kerja keras para pendahulu.

Buku Klasik dan Peralatan Teknik, Saksi Perkembangan Zaman

Tidak hanya menghadirkan foto bersejarah, stan PUPR Kerinci juga memamerkan buku-buku lama yang dahulu menjadi sumber referensi dan pedoman dalam pekerjaan teknik serta konstruksi.

Di tengah kemajuan teknologi digital saat ini, ketika informasi dapat dengan mudah dicari melalui internet, koleksi buku klasik tersebut mengingatkan pengunjung pada masa ketika pengetahuan teknis di peroleh melalui literatur cetak, catatan, serta pengalaman langsung di lapangan.

Baca Juga :  Rusdiyanto Ucapkan Selamat HUT ke-67 Kabupaten Kerinci

Koleksi ini menjadi gambaran bagaimana ilmu pengetahuan dan metode kerja di bidang pekerjaan umum terus berkembang mengikuti perubahan zaman.

Daya tarik lainnya adalah alat pengayak pasir manual yang dahulu di gunakan untuk memisahkan material berdasarkan ukuran butiran. Peralatan sederhana tersebut memperlihatkan metode kerja yang pernah digunakan dalam proses persiapan material konstruksi sebelum teknologi pengujian berkembang semakin modern.

Stan PUPR juga menampilkan sejumlah peralatan laboratorium untuk pengujian material serta alat ukur yang menjadi bagian penting dalam pekerjaan teknik di lapangan. Berbagai perlengkapan tersebut memberikan pemahaman kepada pengunjung mengenai pentingnya ketelitian, pengukuran, dan pengendalian mutu dalam setiap tahapan pembangunan.

Maya Novefri: Pembangunan Hari Ini Berdiri di Atas Perjuangan Pendahulu

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Ir. Maya Novefri Handayani, S.T., menegaskan bahwa kehadiran stan tersebut bukan sekadar untuk memamerkan benda-benda lama, melainkan juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih mengenal sejarah pembangunan infrastruktur daerah.

“Melalui pameran di Festival Budaya Kerinci 2026 ini, PUPR ingin memperlihatkan bahwa pembangunan hari ini berdiri di atas fondasi perjuangan para pendahulu kita. Dahulu para insinyur kita belajar dari buku-buku panduan cetak dan menyaring material secara manual dengan alat pengayak pasir. Kini, seiring kemajuan teknologi, seluruh infrastruktur dan fasilitas publik yang kami kerjakan wajib menggunakan material yang telah lolos uji laboratorium secara ketat,” ujar Maya Novefri Handayani.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar dalam proses pembangunan, mulai dari metode pengukuran, pemilihan material, hingga pengujian kualitas konstruksi.

Meski teknologi terus berkembang, menurutnya, prinsip ketelitian, kualitas, dan keamanan tetap menjadi hal utama dalam setiap pekerjaan pembangunan infrastruktur.

“Kami ingin memastikan jalan dan bangunan di Kerinci tidak hanya indah dan mulus, tetapi juga kokoh serta bertahan lama untuk anak cucu kita,” tambahnya.

Komitmen tersebut menjadi bagian penting dari upaya Dinas PUPR Kabupaten Kerinci dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Dari Jalan Pengerasan Menuju Infrastruktur Modern

Suasana nostalgia yang di hadirkan stan PUPR Kerinci perlahan membawa pengunjung melihat perubahan pembangunan Kerinci hingga saat ini. Jalan-jalan yang dahulu masih berupa pengerasan kini telah berkembang menjadi akses transportasi yang menghubungkan berbagai wilayah, kawasan pertanian, permukiman, hingga destinasi wisata.

Baca Juga :  Camat Bukit Kerman Adi Putra Dukung Penuh Festival Budaya Kerinci 2026, Tampilkan Kerajinan dan Ikon Sejarah Daerah

Pembangunan infrastruktur memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas antardaerah, memperlancar distribusi hasil pertanian, mendorong kegiatan ekonomi masyarakat, serta mendukung pengembangan sektor pariwisata.

Melalui dokumentasi sejarah yang dipamerkan, pengunjung dapat membandingkan kondisi masa lalu dengan perkembangan yang telah dicapai saat ini. Hal tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan membutuhkan proses panjang, perencanaan matang, tenaga ahli, serta dukungan berbagai pihak.

Bagi generasi muda, stan ini menjadi kesempatan untuk memahami bahwa kemudahan akses jalan dan fasilitas publik yang di nikmati sekarang merupakan hasil perjalanan pembangunan yang patut dihargai.

Stan PUPR Warnai Festival Budaya Kerinci 2026

Kehadiran stan PUPR Kabupaten Kerinci memberikan warna berbeda dalam Festival Budaya Kerinci 2026 yang berlangsung pada 22–25 Oktober 2026 di kawasan Dermaga Danau Kerinci.

Jika sebagian stan menonjolkan kekayaan adat, kesenian, kerajinan, dan kuliner tradisional, PUPR Kerinci menghadirkan sisi lain dari perjalanan daerah melalui sejarah pembangunan dan perkembangan teknologi pekerjaan umum.

Konsep tersebut memperlihatkan bahwa pelestarian sejarah tidak hanya berkaitan dengan adat istiadat dan kesenian, tetapi juga dapat di lakukan melalui dokumentasi perjalanan pembangunan, peralatan kerja, serta pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Baca Juga: Wabup Murison Pimpin Goro Serentak, Pemkab Kerinci Siapkan Lokasi Festival Budaya Kerinci 2026

Di bawah kepemimpinan Maya Novefri Handayani, stan PUPR menjadi ruang edukasi yang mempertemukan sejarah, teknologi, dan pembangunan dalam satu pameran yang menarik.

Melalui partisipasi dalam Festival Budaya Kerinci 2026, Dinas PUPR Kabupaten Kerinci mengajak masyarakat untuk tidak melupakan sejarah, menghargai perjuangan para pendahulu, serta terus mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kerinci.(Lya)

Baca Juga: Kadis Disperindag Kerinci Yoddizal Ali Dukung Festival Budaya 2026, Promosikan Produk Lokal Unggulan

Editor : Liya

Berita Terkait

Yamaha CV Sinar Mas Kerinci Turut Meriahkan Festival Budaya Kerinci 2026, Hadirkan Beragam Pilihan Motor dengan DP Mulai Rp2,4 Juta dan Angsuran Rp20 Ribu per Hari
Angkat Kearifan Lokal ke Era Digital, SMAN 4 Kerinci Pamerkan Batik Buah Tutung dan Karya Kreatif Siswa di Festival Budaya Kerinci 2026
Bawa Tradisi Pengangkatan Anak Jantan Anak Betino, Kecamatan Air Hangat Timur Padukan Pelestarian Adat dan Promosi Budaya di Festival Kerinci 2026
Kadis Disperindag Kerinci Yoddizal Ali Dukung Festival Budaya 2026, Promosikan Produk Lokal Unggulan
Kaban Kesbangpol Kerinci Saprel Antusias Ikuti Festival Budaya 2026, Kuliner Tradisional Jadi Andalan
Kadis Lingkungan Hidup Kerinci Neneng Susanti Dukung Festival Budaya 2026, Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan
Camat Bukit Kerman Adi Putra Dukung Penuh Festival Budaya Kerinci 2026, Tampilkan Kerajinan dan Ikon Sejarah Daerah
Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Dukung Festival Budaya Kerinci 2026, Lestarikan Kearifan Lokal dan Tradisi Leluhur
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:36 WIB

Yamaha CV Sinar Mas Kerinci Turut Meriahkan Festival Budaya Kerinci 2026, Hadirkan Beragam Pilihan Motor dengan DP Mulai Rp2,4 Juta dan Angsuran Rp20 Ribu per Hari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Angkat Kearifan Lokal ke Era Digital, SMAN 4 Kerinci Pamerkan Batik Buah Tutung dan Karya Kreatif Siswa di Festival Budaya Kerinci 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Bawa Tradisi Pengangkatan Anak Jantan Anak Betino, Kecamatan Air Hangat Timur Padukan Pelestarian Adat dan Promosi Budaya di Festival Kerinci 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:45 WIB

Kadis Disperindag Kerinci Yoddizal Ali Dukung Festival Budaya 2026, Promosikan Produk Lokal Unggulan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Kaban Kesbangpol Kerinci Saprel Antusias Ikuti Festival Budaya 2026, Kuliner Tradisional Jadi Andalan

Berita Terbaru