Kerinci, Targetlink.id – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kerinci, Neneng Susanti, S.Hut., M.Si., menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Budaya Kerinci 2026 yang mengusung tema “Sekepal Tanah Surga Negeri Seribu Budaya”. Tidak hanya ikut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut, DLH Kabupaten Kerinci juga berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata untuk menjaga kebersihan lingkungan selama acara berlangsung hingga kegiatan berakhir.
Neneng Susanti mengatakan, Festival Budaya Kerinci merupakan momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan adat, budaya, dan potensi daerah kepada masyarakat luas, termasuk pengunjung dari luar daerah maupun mancanegara. Karena itu, kebersihan lingkungan menjadi salah satu aspek penting yang harus diperhatikan bersama.
“Kami dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kerinci sangat mendukung dan ikut berpartisipasi dalam menyukseskan Festival Budaya Kerinci 2026. Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata terkait penanganan sampah, baik selama acara berlangsung maupun setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai,” ujar Neneng Susanti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kebersihan lingkungan merupakan bagian penting dari citra sebuah daerah, terlebih ketika menjadi tuan rumah kegiatan besar yang dihadiri banyak pengunjung.
“Boleh di katakan, wajah Kabupaten Kerinci itu adalah lingkungannya. Ketika lingkungan kita bersih, indah, dan terawat, tentu akan memberikan kesan yang baik bagi para pengunjung. Kami berharap melalui berbagai event seperti ini, Kerinci semakin dikenal, tidak hanya di luar daerah, tetapi juga hingga ke negara lain,” ungkapnya.
Dalam Festival Budaya Kerinci 2026, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kerinci juga menampilkan berbagai karya kreatif hasil pengolahan daur ulang sampah. Produk yang di perkenalkan antara lain pakaian dan tas yang dibuat dari bahan daur ulang, hasil kreativitas masyarakat yang mendapatkan pembinaan dari Dinas Lingkungan Hidup.
Menurut Neneng, pemanfaatan sampah menjadi produk bernilai guna merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah sekaligus mendorong kreativitas dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami juga menampilkan karya dari olahan daur ulang sampah, seperti pakaian dan tas yang dibuat oleh masyarakat binaan Dinas Lingkungan Hidup. Kami ingin menunjukkan bahwa sampah yang di kelola dengan baik masih bisa dimanfaatkan menjadi barang yang kreatif, menarik, dan memiliki nilai guna,” jelasnya.
Ia berharap, kehadiran produk daur ulang tersebut dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan serta membiasakan diri mengurangi sampah dan memanfaatkan kembali barang-barang yang masih dapat di gunakan.
Pada kesempatan itu, Neneng juga mengimbau seluruh masyarakat dan pengunjung Festival Budaya Kerinci agar bersama-sama menjaga kebersihan selama kegiatan berlangsung.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pengunjung agar membuang sampah pada tempatnya dan tidak membuang sampah sembarangan. Menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Festival Budaya Kerinci 2026 di buka secara langsung oleh Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, di Dermaga Danau Kerinci pada Kamis (22/10/2026). Kegiatan tersebut turut di hadiri Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., Wakil Bupati Kerinci Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpian, S.Sos., M.M., serta unsur pemerintah daerah dan tamu undangan lainnya.
Baca Juga: Wali Kota Alfin Teken MoU dengan Menteri HAM Natalius Pigai, Perkuat Program HAM di Sungai Penuh
Festival yang berlangsung selama empat hari, mulai 22 hingga 25 Oktober 2026, menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari pawai budaya, pameran budaya, atraksi seni dan tradisi, kuliner khas daerah, pameran benda budaya, pacu biduk, hingga Rentak Busamo Kudo Kelabu.
Melalui partisipasi dalam Festival Budaya Kerinci 2026, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kerinci berharap kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah semakin meningkat. Dengan menjaga lingkungan tetap bersih dan asri, Kerinci di harapkan mampu memberikan kesan positif kepada setiap pengunjung sekaligus memperkuat daya tarik daerah sebagai tujuan wisata budaya.(Lya)
Editor : Liya










