Kepsek SDN 043/XI Koto Renah Bantah Dugaan Pungli Dana Sertifikasi Guru PPPK

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SDN 043/XI Koto Renah, Haslinda, membantah adanya dugaan pungli terhadap dana sertifikasi guru ASN dan PPPK di lingkungan sekolahnya.

Kepala SDN 043/XI Koto Renah, Haslinda, membantah adanya dugaan pungli terhadap dana sertifikasi guru ASN dan PPPK di lingkungan sekolahnya.

Sungai Penuh, Targetlin.id – Kepala Sekolah SD Negeri 043/XI Koto Renah, Kota Sungai Penuh, Haslinda, membantah keras dugaan pungutan liar (pungli) terhadap dana sertifikasi guru Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), yang belakangan menjadi sorotan publik.

Isu dugaan pungli tersebut mencuat setelah beredar informasi bahwa sejumlah guru penerima tunjangan sertifikasi di minta menyetorkan sejumlah uang usai dana sertifikasi cair. Dugaan itu di sebut berlaku bagi guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), PPPK penuh waktu, hingga PPPK paruh waktu.

Akibat isu tersebut, perhatian publik pun tertuju pada lingkungan pendidikan di Kota Sungai Penuh. Pasalnya, dana sertifikasi guru merupakan hak yang di berikan pemerintah sebagai bentuk penghargaan terhadap profesionalisme tenaga pendidik. Karena itu, penggunaannya di atur secara ketat dan tidak boleh dipotong oleh pihak mana pun.

Menanggapi kabar yang beredar, Kepala Sekolah SD Negeri 043/XI Koto Renah, Haslinda, menegaskan bahwa tidak ada praktik pungli di sekolah yang di pimpinnya. Ia menyebut seluruh pelayanan di sekolah di berikan secara gratis.

“Masalah apa yang di katakan pungli, semuanya apa urusan di SDN 043 gratis,” ujar Haslinda saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp, Minggu (10/05/2026).

Selain itu, Haslinda menjelaskan bahwa proses pencairan dana sertifikasi di lakukan langsung ke rekening masing-masing guru penerima. Oleh sebab itu, menurutnya pihak sekolah tidak memiliki keterlibatan dalam proses pencairan dana tersebut.

“Untuk pencairan sertifikasi langsung ke rekening masing-masing guru, tidak ada hubungannya dengan kepala sekolah. Di mana punglinya? Dari mana dapat informasi? Terima kasih,” tegasnya.

Baca Juga :  RSUD Mayjen H.A Thalib Sungai Penuh Komitmen Memberikan Pelayanan Terbaik Dan Kenyaman Kepada pasien Dan Keluarga Pasien

Lebih lanjut, ia berharap masyarakat dapat menyikapi informasi yang beredar secara bijak dan tidak langsung mempercayai isu yang belum terbukti kebenarannya. Menurutnya, polemik yang berkembang di khawatirkan dapat mengganggu suasana belajar mengajar di sekolah.

 

Baca JugaHaru! Pasangan Suami Istri Zaini Febriani dan Santi Wujudkan Impian Naik Haji Setelah Penantian Panjang

“Kami berharap semua pihak bijak menerima informasi ini agar tidak menjadi polemik di lingkungan SD Negeri 043 yang dapat mengganggu proses belajar mengajar,” tambahnya.

Sementara itu, masyarakat berharap apabila memang terdapat pelanggaran, proses klarifikasi dan penelusuran dapat di lakukan secara transparan demi menjaga integritas dunia pendidikan serta kepercayaan publik terhadap institusi sekolah.(Lya)

Baca JugaSPMB SMKN 1 Sungai Penuh 2026 Dibuka, Gratis 3 Stel Seragam dan Pilihan 5 Jurusan Unggulan

Editor : Liya

Berita Terkait

SMAN 1 Pontianak Tolak LCC Ulang 4 Pilar MPR RI, Tegaskan Harga Diri Pendidikan Lebih Penting
Haru! Pasangan Suami Istri Zaini Febriani dan Santi Wujudkan Impian Naik Haji Setelah Penantian Panjang
Penuh Haru, Kemenhaj dan Pemkot Sungai Penuh Lepas 128 Jamaah Haji 2026
SPMB SMKN 1 Sungai Penuh 2026 Dibuka, Gratis 3 Stel Seragam dan Pilihan 5 Jurusan Unggulan
Perumda Tirta Kahyangan Bangun IPA Baru di Hamparan Rawang, Krisis Air Bersih Sungai Penuh Segera Teratasi
ISA Sebut Pemecatan Ketua PK Golkar Sungai Penuh Inkonstitusional, Peringatkan Ancaman Dualisme Partai
Bantuan 2,5 Ton Benih Padi Disalurkan di Sungai Penuh, Perkuat Ketahanan Pangan Daerah
Siskeudes Lumpuh Sepekan di Sungai Penuh, Seluruh Kantor Desa Terganggu, Kerinci Justru Normal
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:29 WIB

SMAN 1 Pontianak Tolak LCC Ulang 4 Pilar MPR RI, Tegaskan Harga Diri Pendidikan Lebih Penting

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:50 WIB

Kepsek SDN 043/XI Koto Renah Bantah Dugaan Pungli Dana Sertifikasi Guru PPPK

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:11 WIB

Haru! Pasangan Suami Istri Zaini Febriani dan Santi Wujudkan Impian Naik Haji Setelah Penantian Panjang

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:33 WIB

Penuh Haru, Kemenhaj dan Pemkot Sungai Penuh Lepas 128 Jamaah Haji 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:17 WIB

Perumda Tirta Kahyangan Bangun IPA Baru di Hamparan Rawang, Krisis Air Bersih Sungai Penuh Segera Teratasi

Berita Terbaru