Targetlink.id– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu (26/4/2026).
Berdasarkan prakiraan terbaru, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sertai petir berpotensi terjadi di berbagai daerah. Oleh karena itu, masyarakat di minta meningkatkan kewaspadaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hujan Lebat Meluas di Banyak Wilayah
BMKG menyebutkan bahwa hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi mengguyur sejumlah wilayah Indonesia pada akhir pekan ini.
Selain itu, kondisi ini tidak merata, namun terjadi di banyak daerah akibat masa peralihan musim (pancaroba).
Dengan demikian, cuaca dapat berubah secara tiba-tiba dari panas terik menjadi hujan deras.
Di picu Dinamika Atmosfer
Menurut BMKG, cuaca ekstrem ini di pengaruhi oleh berbagai faktor atmosfer, seperti:
. Gelombang atmosfer (Kelvin dan MJO)
. Sirkulasi siklonik
. Labilitas udara yang tinggi
Kondisi tersebut meningkatkan pertumbuhan awan hujan di berbagai wilayah Indonesia.
Bahkan, fenomena ini dapat memicu hujan di sertai kilat, petir, hingga angin kencang.
Sejumlah Wilayah Berpotensi Terdampak
Beberapa wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat antara lain:
. Sumatra (termasuk Jambi)
. Jawa
. Kalimantan
. Sulawesi
. Papua
BMKG juga mencatat bahwa wilayah seperti Jambi masuk kategori hujan sedang hingga lebat dalam beberapa hari terakhir.
Imbauan Penting untuk Masyarakat
Untuk menghindari risiko bencana hidrometeorologi, masyarakat di imbau:
. Menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan petir
. Waspada banjir dan tanah longsor
. Memastikan saluran air tetap lancar
Baca Juga: Gunung Semeru Erupsi Bertubi-tubi, Awan Panas Meluncur 4,5 Km, Warga Di minta Waspada
Sementara itu, pengguna jalan di minta lebih berhati-hati karena jarak pandang dapat berkurang saat hujan deras.
Cuaca Pancaroba Perlu Diwaspadai
Di sisi lain, BMKG menjelaskan bahwa Indonesia saat ini sedang memasuki masa peralihan menuju musim kemarau. Namun demikian, potensi hujan masih tetap terjadi akibat kondisi atmosfer yang belum stabil.
Oleh sebab itu, masyarakat di minta terus memantau informasi resmi dari BMKG.(Lya)
Baca Juga: Iuran BPJS Kesehatan Berpotensi Naik 2026, Ini Bocoran Tarif Baru Kelas 1, 2, dan 3
Editor : Liya









