Targetlink.id – Kehadiran proyek smelter aluminium di Kalimantan Utara membuka peluang besar bagi PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO). Proyek hilirisasi ini di nilai dapat memperkuat posisi bisnis perusahaan sekaligus menambah sumber pendapatan baru di luar sektor batu bara.
Smelter aluminium tersebut di kembangkan melalui anak usaha Adaro di kawasan industri Kalimantan Utara. Fasilitas ini dirancang memiliki kapasitas produksi besar untuk menghasilkan aluminium ingot yang akan di pasarkan ke dalam dan luar negeri.
Sejumlah analis menilai proyek smelter aluminium ini dapat menjadi katalis penting bagi kinerja ADRO dalam jangka panjang. Hilirisasi industri di nilai mampu meningkatkan nilai tambah sumber daya serta memperluas lini bisnis perusahaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: Coretax DJP Di serbu! 6,69 Juta Wajib Pajak Sudah Laporkan SPT Tahunan
Selain itu, kehadiran smelter juga memperkuat strategi di versifikasi Adaro dari sektor pertambangan menuju industri pengolahan logam. Langkah ini di nilai sejalan dengan tren global yang mendorong pengembangan industri berbasis hilirisasi.
Dengan meningkatnya permintaan aluminium dunia, terutama untuk industri energi terbarukan dan kendaraan listrik, proyek di Kalimantan Utara di prediksi menjadi mesin pertumbuhan baru bagi ADRO dalam beberapa tahun mendatang.(Lya)
Baca Juga: Harga Bitcoin Hari Ini 7 Maret 2026 Naik Tajam, Investor Kripto Mulai Kembali Optimistis









