China Pangkas Target Pertumbuhan Ekonomi 2026 Jadi 4,5–5 Persen, Terendah Sejak 1991

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perdana Menteri China Li Qiang mengumumkan target pertumbuhan ekonomi China 2026 sebesar 4,5–5 persen dalam sidang parlemen di Beijing.

Perdana Menteri China Li Qiang mengumumkan target pertumbuhan ekonomi China 2026 sebesar 4,5–5 persen dalam sidang parlemen di Beijing.

Targetlink.id – Pemerintah China menurunkan target pertumbuhan ekonomi pada 2026 menjadi sekitar 4,5 hingga 5 persen. Target ini menjadi yang terendah sejak 1991. Kebijakan tersebut diumumkan dalam sidang tahunan parlemen China di Beijing. Pemerintah menilai angka tersebut lebih realistis di tengah tekanan ekonomi global.

Perdana Menteri Li Qiang menyampaikan target itu saat memaparkan laporan kerja pemerintah di hadapan Kongres Rakyat Nasional. Ia mengatakan ekonomi China masih menghadapi banyak tantangan. Tekanan datang dari dalam negeri maupun dari kondisi ekonomi dunia yang belum stabil.

Baca Juga :  Babak Pertama Brutal! Al-Ahli Saudi Sudah Unggul 3-0 atas Shabab Al-Ahli

Salah satu masalah utama adalah krisis sektor properti yang belum sepenuhnya pulih. Selain itu, konsumsi masyarakat masih lemah setelah perlambatan ekonomi dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut membuat pemerintah harus menyesuaikan target pertumbuhan ekonomi.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: 5 Cara Menikmati Musim Semi di Basel: Kota Cantik di Swiss yang Bikin Wisatawan Jatuh Cinta

Meski menurunkan target, pemerintah China tetap berupaya menjaga stabilitas ekonomi. Beijing berencana mendorong investasi, memperkuat konsumsi domestik, dan mempercepat pengembangan teknologi baru. Langkah ini diharapkan dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga :  Prabowo Tinjau Dapur MBG Polri di Palmerah, Teknologi UV Sterilizer Jadi Sorotan

Pemerintah juga menargetkan penciptaan lebih dari 12 juta lapangan kerja baru di wilayah perkotaan pada 2026. Kebijakan ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global.(Lya)

Baca Juga: Prediksi Bologna vs Udinese: Skor, Line Up dan Link Live Streaming Serie A

Editor : Liya

Berita Terkait

Wali Kota Alfin Teken MoU dengan Menteri HAM Natalius Pigai, Perkuat Program HAM di Sungai Penuh
Reshuffle Kabinet Merah Putih, Prabowo Geser Sejumlah Menteri: Ini Daftar Lengkapnya
Rahmat Erwin Abdullah Sabet Emas Asian Games 2026 di Cabang Olahraga Angkat Besi, Pecahkan 2 Rekor Dunia
20 Pejabat Lolos Administrasi Lelang Jabatan di Sungai Penuh, Berebut 5 Kursi Kepala OPD
Pemkot Sungai Penuh dan Kanwil Kemenkum Jambi Perkuat Ekosistem Kekayaan Intelektual
Raul Fernandez Bikin Kejutan Besar di MotoGP Italia! Kalahkan Jorge Martin dan Raih Kemenangan Perdana Sprint Race
PSG Juara Liga Champions, Paris Berpesta Semalaman! Ribuan Fans Padati Jalanan
Son Heung-min Siap Tampil! Korea Selatan vs Trinidad & Tobago Jadi Ujian Penting Jelang Piala Dunia 2026
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Wali Kota Alfin Teken MoU dengan Menteri HAM Natalius Pigai, Perkuat Program HAM di Sungai Penuh

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Reshuffle Kabinet Merah Putih, Prabowo Geser Sejumlah Menteri: Ini Daftar Lengkapnya

Sabtu, 26 September 2026 - 19:21 WIB

Rahmat Erwin Abdullah Sabet Emas Asian Games 2026 di Cabang Olahraga Angkat Besi, Pecahkan 2 Rekor Dunia

Kamis, 24 September 2026 - 22:12 WIB

20 Pejabat Lolos Administrasi Lelang Jabatan di Sungai Penuh, Berebut 5 Kursi Kepala OPD

Kamis, 24 September 2026 - 14:08 WIB

Pemkot Sungai Penuh dan Kanwil Kemenkum Jambi Perkuat Ekosistem Kekayaan Intelektual

Berita Terbaru