Pantai Tegal Dipenuhi Kayu Gelondongan Dampak Banjir Gunung Slamet

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan kayu gelondongan diduga dampak banjir bandang Gunung Slamet memenuhi Pantai Utara Desa Larangan, Kabupaten Tegal.

Tumpukan kayu gelondongan diduga dampak banjir bandang Gunung Slamet memenuhi Pantai Utara Desa Larangan, Kabupaten Tegal.

Jawa Tengah, Targetlink.id – Pantai Utara Desa Larangan, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, di penuhi kayu gelondongan yang terdampar pada Senin (26/1/2026). Tumpukan kayu tersebut di duga merupakan dampak banjir bandang dari kawasan Gunung Slamet yang terjadi beberapa waktu lalu.

Berbagai jenis kayu, seperti sengon dan mahoni, terlihat menumpuk di sepanjang garis pantai. Kayu-kayu itu terbawa aliran sungai dari wilayah hulu hingga bermuara ke laut sebelum akhirnya terdampar akibat arus dan gelombang.

Baca Juga :  Hari Keenam Pencarian, Enam Jenazah Korban Pesawat ATR Ditemukan

Kondisi ini di manfaatkan oleh warga sekitar dengan mengumpulkan kayu gelondongan dari kawasan gunung slamet yang masih layak di gunakan. Sejak pagi, warga tampak menyisir pesisir pantai untuk mengambil kayu yang terbawa banjir.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca jugaBank Indonesia dan TNI Angkatan Laut Luncurkan Ekspedisi Rupiah Karimunjawa 2025

Baca Juga :  Jalur Padang–Bukittinggi Menyempit Akibat Jalan Ambles di Lembah Anai

Meski demikian, keberadaan tumpukan kayu juga menimbulkan kekhawatiran. Kayu gelondongan di khawatirkan mengganggu aktivitas nelayan serta berdampak pada kebersihan dan keselamatan kawasan pesisir.

Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan penanganan agar tumpukan kayu tidak semakin meluas dan aktivitas masyarakat pesisir tetap berjalan normal.(Lya)

Baca JugaPrabowo Tinjau Hilirisasi Pertanian dan Teknologi Modern

Editor : Liya

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat di Koto Tinggi, Rumah Milik Yesi Mapurba Ludes Dilalap Api
Heboh Mobil Pecah Ban Massal di Tol Jagorawi, Jasa Marga Ungkap Penyebab Awal dan Lakukan Penanganan Cepat
Kronologi Mengejutkan: Dari Gangguan Kecil hingga Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL
BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem 26 April 2026, Hujan Lebat dan Petir Ancam Sejumlah Wilayah
Gunung Semeru Erupsi Bertubi-tubi, Awan Panas Meluncur 4,5 Km, Warga Diminta Waspada
Prabowo Sidak Gudang Bulog Magelang, Pastikan Stok Beras Aman dan Distribusi Tepat Sasaran
Banjir Jakarta 8 Maret 2026: Air Capai 1,6 Meter, Warga Terpaksa Sahur di Tengah Genangan
BMKG Peringatkan 6 Provinsi Waspada Hujan Sangat Lebat Minggu 8 Maret 2026
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:13 WIB

BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat di Koto Tinggi, Rumah Milik Yesi Mapurba Ludes Dilalap Api

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:56 WIB

Heboh Mobil Pecah Ban Massal di Tol Jagorawi, Jasa Marga Ungkap Penyebab Awal dan Lakukan Penanganan Cepat

Selasa, 28 April 2026 - 20:29 WIB

Kronologi Mengejutkan: Dari Gangguan Kecil hingga Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL

Minggu, 26 April 2026 - 19:23 WIB

BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem 26 April 2026, Hujan Lebat dan Petir Ancam Sejumlah Wilayah

Minggu, 26 April 2026 - 12:53 WIB

Gunung Semeru Erupsi Bertubi-tubi, Awan Panas Meluncur 4,5 Km, Warga Diminta Waspada

Berita Terbaru