Jambi, Targetlink.id – Cuaca ekstrem di Provinsi Jambi masih mengancam, dengan hujan deras dan angin kencang yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat, khususnya nelayan, untuk tetap waspada. Di daerah pesisir, seperti Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur, gelombang tinggi juga tercatat beberapa hari terakhir.
Dua nelayan udang asal Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, di laporkan hilang saat melaut di perairan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Kedua korban berangkat pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB dan di jadwalkan kembali pada pukul 17.00 WIB. Namun hingga malam, keduanya belum kembali ke daratan.
Keluarga korban sudah berusaha menghubungi Dua nelayan tersebut, tetapi tidak berhasil. Informasi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi menyebutkan, upaya pencarian terus di lakukan untuk menemukan kedua yang hilang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD, dan masyarakat setempat masih mencari di perairan Mendahara. Basarnas Jambi mengimbau nelayan untuk menunda aktivitas melaut hingga cuaca kembali normal dan gelombang laut menurun, demi keselamatan.
Masyarakat pesisir Jambi di ingatkan selalu memantau informasi cuaca dari BMKG dan mengikuti arahan pihak berwenang. Keselamatan menjadi prioritas utama, terutama bagi nelayan yang beroperasi di tengah kondisi laut ekstrem saat ini.(Red)
Editor : Liya
Sumber Berita : JambiSharing









