Longsor Tutup Sementara Jalur Sumatra Barat – Riau

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Longsor menutup seluruh badan Jalan Lintas Sumatra di Koto Alam, Limapuluh Kota, mengganggu arus lalu lintas dari Sumatra Barat dan Riau.

Longsor menutup seluruh badan Jalan Lintas Sumatra di Koto Alam, Limapuluh Kota, mengganggu arus lalu lintas dari Sumatra Barat dan Riau.

Sumatra Barat, Targetlink.id – Jalur Lintas Sumatra yang menghubungkan Sumatra Barat dan Riau terputus sementara akibat longsor di Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Longsor menutup seluruh badan jalan, menghentikan arus lalu lintas dari kedua arah.

Kasat Lantas Polres Lima Puluh Kota, Zarwiko Irzal, menyatakan longsor terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu (7/1/2026) malam. Material longsoran berupa tanah dan pohon tumbang menutupi jalan, sehingga kendaraan tidak bisa melintas.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Landa Surabaya, 30 Pohon Tumbang dan Lalu Lintas Tersendat

Akibat kejadian ini, kendaraan dari Sumatra Barat menuju Riau maupun sebaliknya terpaksa menunda perjalanan. Warga dan sopir mengaku kesulitan mencari jalur alternatif karena informasi resmi mengenai estimasi pembukaan jalan belum tersedia.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak kepolisian dan petugas BPBD setempat langsung mengevakuasi material longsor. Zarwiko Irzal menambahkan, tim darurat sudah di terjunkan untuk membersihkan jalan dan memastikan keamanan pengendara agar arus lalu lintas dapat kembali normal secepatnya.

Baca Juga :  Sekda Sungai Penuh Serahkan Bantuan Kemanusiaan Sumbar

Masyarakat di imbau memantau kondisi Jalan Lintas Sumatra melalui media resmi sebelum bepergian. Longsor ini menjadi peringatan penting bagi pengendara untuk tetap waspada terhadap hujan lebat dan potensi bencana di wilayah perbukitan.(Lya)

Editor : Liya

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat di Koto Tinggi, Rumah Milik Yesi Mapurba Ludes Dilalap Api
Heboh Mobil Pecah Ban Massal di Tol Jagorawi, Jasa Marga Ungkap Penyebab Awal dan Lakukan Penanganan Cepat
Kronologi Mengejutkan: Dari Gangguan Kecil hingga Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL
BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem 26 April 2026, Hujan Lebat dan Petir Ancam Sejumlah Wilayah
Gunung Semeru Erupsi Bertubi-tubi, Awan Panas Meluncur 4,5 Km, Warga Diminta Waspada
Banjir Jakarta 8 Maret 2026: Air Capai 1,6 Meter, Warga Terpaksa Sahur di Tengah Genangan
BMKG Peringatkan 6 Provinsi Waspada Hujan Sangat Lebat Minggu 8 Maret 2026
Gempa M5,7 Guncang Lebong Bengkulu 7 Maret 2026, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:13 WIB

BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat di Koto Tinggi, Rumah Milik Yesi Mapurba Ludes Dilalap Api

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:56 WIB

Heboh Mobil Pecah Ban Massal di Tol Jagorawi, Jasa Marga Ungkap Penyebab Awal dan Lakukan Penanganan Cepat

Selasa, 28 April 2026 - 20:29 WIB

Kronologi Mengejutkan: Dari Gangguan Kecil hingga Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL

Minggu, 26 April 2026 - 19:23 WIB

BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem 26 April 2026, Hujan Lebat dan Petir Ancam Sejumlah Wilayah

Minggu, 26 April 2026 - 12:53 WIB

Gunung Semeru Erupsi Bertubi-tubi, Awan Panas Meluncur 4,5 Km, Warga Diminta Waspada

Berita Terbaru