Sumatra Barat, Targerlink.id – BNPB menyiapkan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Provinsi Sumatra Barat. Program ini bertujuan memberikan tempat tinggal sementara yang aman dan layak bagi warga terdampak.
Rencana pembangunan huntara mencakup enam kabupaten/kota: Pesisir Selatan, Lima Puluh Kota, Tanah Datar, Padang Pariaman, Kota Padang, dan Agam, dengan total 750 unit. Pembangunan di lakukan secara bertahap sesuai kesiapan lahan dan kelengkapan administrasi.
Di Kabupaten Lima Puluh Kota, tahap I akan membangun 60 unit untuk 60 kepala keluarga dari total 288 terdampak. Lahan seluas 9.000 meter persegi di Jorong Aie Angek, Nagari Koto Tinggi, di siapkan dari hibah masyarakat dan telah resmi di tetapkan melalui Surat Keputusan Bupati. Kabupaten Agam juga telah menyiapkan lahan tahap pertama, sementara daerah lain masih melengkapi dokumen dan pendataan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
BNPB terus mendampingi pemerintah daerah untuk mempercepat administrasi dan kesiapan teknis. Koordinasi lintas kementerian/lembaga juga di lakukan agar huntara bisa segera di gunakan masyarakat terdampak, mendukung proses pemulihan pascabencana.(Lya)
Editor : Liya
Sumber Berita : BNPB









