Jambi, Targetlink.id – Pengguna Facebook diingatkan untuk lebih berhati-hati terhadap penipuan yang sering terjadi, yaitu modus “pinjam uang via inbox”. Modus ini memanfaatkan akun teman atau kerabat yang telah di retas, sehingga korban cenderung mudah percaya dan tidak curiga.
Biasanya, penipuan ini di mulai ketika pelaku berhasil menguasai akun Facebook korban. Cara yang umum di pakai adalah phishing melalui email atau pesan palsu yang meminta kata sandi, atau malware yang di pasang pada perangkat korban. Setelah akun di retas, pelaku mengirim pesan mendadak melalui Messenger, seolah berasal dari teman korban, dengan isi permintaan uang yang terlihat mendesak.
Pesan yang di kirim biasanya menekankan urgensi, misalnya untuk biaya rumah sakit, perbaikan kendaraan, atau kebutuhan mendesak lainnya. Penipu juga sering meminta agar korban tidak memberitahu orang lain, agar tidak ada kesempatan memverifikasi kebenaran permintaan. Uang yang di minta biasanya di transfer ke rekening pihak ketiga atau akun penampungan, bukan ke rekening teman korban. Nominal bisa bervariasi, mulai dari jumlah kecil agar terlihat wajar, hingga jumlah besar yang berpotensi merugikan korban.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ahli keamanan siber menekankan pentingnya memverifikasi permintaan uang melalui jalur komunikasi lain sebelum mengirim uang. Kesadaran dan kehati-hatian tetap menjadi kunci agar pengguna media sosial tidak menjadi korban penipuan semacam ini.(Lya)
Editor : Liya
Sumber Berita : Polda Jambi









