Bupati Monadi Sambangi TKW Korban Penganiayaan di Malaysia, Beri Dukungan dan Bantuan Perlengkapan Pemulihan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 23:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci, TargetLink.id – Rasa kepedulian dan empati ditunjukkan Bupati Kerinci, Monadi, saat menyambangi kediaman Dahlia, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Desa Koto Lebuh Tinggi, Kecamatan Siulak, Selasa (12/8/2025). Dahlia diduga menjadi korban penganiayaan majikan di Malaysia, hingga mengalami gangguan fisik dan trauma mendalam.

Kunjungan ini menjadi bukti hadirnya pemerintah daerah untuk warganya yang tengah berada dalam masa sulit. Dahlia, yang kini telah kembali ke kampung halamannya, terlihat masih memerlukan pendampingan intensif, baik dari sisi kesehatan maupun psikologis.

Bupati Monadi datang bersama Kepala Dinas Sosial Juanda Sasmita, Kabid Tenaga Kerja Disnakertrans Kerinci Suhaidir, Camat Siulak Sutan Nurman, pemerintah desa setempat, serta Koordinator Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Jambi. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan penuh dari pemerintah dan lembaga pendamping pekerja migran.

Dalam kesempatan itu, Bupati Monadi menyerahkan bantuan satu unit kursi roda dan beberapa perlengkapan pemulihan untuk Dahlia. “Kita akan terus mendampingi dan memastikan hak-hak beliau terpenuhi, baik dari segi kesehatan maupun bantuan sosial,” tegasnya.

Pemerintah daerah juga berencana berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan perlindungan hukum dan pemenuhan hak-hak Dahlia sebagai pekerja migran. Langkah ini sekaligus menjadi upaya pencegahan agar kasus serupa tidak menimpa warga Kerinci lainnya.

Baca Juga :  Pokir DPRD Kerinci Melalui OPD Sah Secara Hukum dan Aturan

Bupati Monadi mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati sebelum memutuskan bekerja di luar negeri. Ia menekankan pentingnya kelengkapan dokumen, jalur penempatan resmi, dan perlindungan hukum guna menghindari risiko kekerasan maupun eksploitasi.

“Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi kita semua. Mari kita pastikan setiap warga yang bekerja di luar negeri mendapatkan perlindungan yang layak,” tutupnya.(Liya)

Berita Terkait

Program MBG di Kerinci Disorot, Koalisi LSM Tuntut Evaluasi Total SPPG Jembatan Merah
Babinsa Kodim 0417/Kerinci Temukan Mobil Tangki BBM Non Subsidi Tergelincir di Bahu Jalan , Diduga Angkut Solar Tanpa Dokumen Resmi
Aksi Damai Warga Tiga Desa di PLTA Kerinci Berlangsung Tertib, PT KMH Sampaikan Klarifikasi Soal Tuntutan Lahan
Kades Tanjung Syam Lisna Sari Resmi Menikah, Momen Bahagia yang Diringi Doa dan Harapan Masyarakat
SMA Negeri 4 Kerinci Gelar Sosialisasi Budaya Sekolah dan Buka MPLS Tahun Ajaran 2026/2027
Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Dugaan Pungli, Laporkan Balik Ketua LSM Tamperak ke Polres Kerinci atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
Kepala Dinas Perhubungan Kerinci Juanda Sasmita Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung RSUD Bersama Gubernur Jambi
LSM PETISI SAKTI Kecewa Tak Ditemui Pemkab Kerinci, DPRD Sambut Aspirasi Pembangunan Balai Rehabilitasi Narkoba
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Program MBG di Kerinci Disorot, Koalisi LSM Tuntut Evaluasi Total SPPG Jembatan Merah

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:20 WIB

Babinsa Kodim 0417/Kerinci Temukan Mobil Tangki BBM Non Subsidi Tergelincir di Bahu Jalan , Diduga Angkut Solar Tanpa Dokumen Resmi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:29 WIB

Aksi Damai Warga Tiga Desa di PLTA Kerinci Berlangsung Tertib, PT KMH Sampaikan Klarifikasi Soal Tuntutan Lahan

Senin, 13 Juli 2026 - 22:27 WIB

SMA Negeri 4 Kerinci Gelar Sosialisasi Budaya Sekolah dan Buka MPLS Tahun Ajaran 2026/2027

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:58 WIB

Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Dugaan Pungli, Laporkan Balik Ketua LSM Tamperak ke Polres Kerinci atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Berita Terbaru