Jakarta, Targetlink.id – 23 Februari 2026, Presiden Prabowo Subianto mengakuisisi kapal induk Italia Giuseppe Garibaldi melalui skema hibah. Langkah ini menjadi bagian dari percepatan modernisasi alutsista TNI.
Kapal yang beroperasi sejak 1985 dan di nonaktifkan pada 2024 itu di targetkan tiba sebelum HUT TNI pada 5 Oktober 2026. Jika terealisasi, Indonesia menjadi negara kedua di Asia Tenggara setelah HTMS Chakri Naruebet yang memiliki kapal induk.
Pemerintah menilai penting bagi Indonesia sebagai negara kepulauan dengan jalur pelayaran strategis. Garibaldi dapat mendukung operasi militer, pengamanan laut, hingga bantuan kemanusiaan saat bencana besar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: iPhone 18 Pro dan Pro Max Di sebut Bakal Pakai Kamera Selfie 24MP, Ini Bocorannya
Namun sejumlah analis menyoroti biaya operasional yang diperkirakan mencapai US$50–80 juta per tahun. Indonesia juga belum memiliki pesawat tempur lepas landas vertikal yang kompatibel dengan kapal tersebut.
TNI AL menyebut kapal induk itu kemungkinan di fokuskan untuk operasi militer selain perang. Proses negosiasi dan peremajaan masih berjalan agar kapal siap di gunakan sesuai kebutuhan pertahanan nasional.(Jn)
Baca Juga: BI Majukan Jadwal Tukar Uang Baru 2026 Tahap 2, Catat Tanggalnya!
Editor : Liya









