Pesawat Pengangkut BBM Pelita Air Jatuh di Kaltara, Pilot Tewas Saat Misi Distribusi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat pengangkut BBM milik Pelita Air dilaporkan jatuh di Krayan, Kalimantan Utara, saat menjalankan misi distribusi.

Pesawat pengangkut BBM milik Pelita Air dilaporkan jatuh di Krayan, Kalimantan Utara, saat menjalankan misi distribusi.

Kalimantan Utara, Targetlink.id – Pesawat pengangkut BBM milik Pelita Air Service di laporkan jatuh di wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan. Insiden terjadi saat pesawat menjalankan misi distribusi bahan bakar ke daerah perbatasan.

Pesawat tersebut sebelumnya mengantarkan BBM dalam program pemerataan energi di wilayah terpencil. Setelah menyelesaikan tugas, pesawat lepas landas untuk kembali. Namun, kontak dengan petugas terputus dan sinyal darurat terdeteksi.

Baca Juga :  Etanol Ke BBM Merupakan Praktik Global

Kementerian Perhubungan mengonfirmasi pesawat mengalami kecelakaan. Pilot yang menjadi satu-satunya awak pesawat di nyatakan meninggal dunia. Proses evakuasi dan identifikasi langsung di lakukan oleh tim gabungan.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca JugaKalender Maret 2026: Tanggal Merah, Libur Nyepi & Idul Fitri, Plus Cuti Bersama

Manajemen Pelita Air menyampaikan duka cita atas peristiwa tersebut. Perusahaan memastikan akan bekerja sama dengan otoritas untuk mendukung proses investigasi dan penanganan di lapangan.

Baca Juga :  Warga Terjun di Sungai Batanghari, Damkartan Evakuasi Cepat

Hingga kini, penyebab pasti jatuhnya pesawat masih dalam penyelidikan. Otoritas berjanji menyampaikan perkembangan terbaru setelah investigasi selesai.(Lya)

Baca JugaMenang Telak! Nottingham Forest Gulung Fenerbahçe 3-0 di Leg Pertama Play­off Liga Europa

Editor : Liya

Berita Terkait

Smelter Aluminium Kaltara Jadi Senjata Baru ADRO, Peluang Bisnis Diprediksi Makin Besar
Banjir Jakarta 8 Maret 2026: Air Capai 1,6 Meter, Warga Terpaksa Sahur di Tengah Genangan
BMKG Peringatkan 6 Provinsi Waspada Hujan Sangat Lebat Minggu 8 Maret 2026
Gempa M5,7 Guncang Lebong Bengkulu 7 Maret 2026, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bikin Langit Memerah, Ini Fakta dan Momen Puncaknya
Banjir Bali Belum Sepenuhnya Surut, BPBD Ungkap Titik-Titik yang Masih Tergenang
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Meluas di Jabodetabek 27-28 Februari 2026, Warga Diminta Waspada
Heboh Isu Dana Raib, Dirut Bank Jambi Lakukan Audit dan Siap Ganti Kerugian
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:40 WIB

Smelter Aluminium Kaltara Jadi Senjata Baru ADRO, Peluang Bisnis Diprediksi Makin Besar

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:55 WIB

Banjir Jakarta 8 Maret 2026: Air Capai 1,6 Meter, Warga Terpaksa Sahur di Tengah Genangan

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:36 WIB

BMKG Peringatkan 6 Provinsi Waspada Hujan Sangat Lebat Minggu 8 Maret 2026

Minggu, 8 Maret 2026 - 00:48 WIB

Gempa M5,7 Guncang Lebong Bengkulu 7 Maret 2026, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:48 WIB

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bikin Langit Memerah, Ini Fakta dan Momen Puncaknya

Berita Terbaru