Menkeu Purbaya Rombak Jajaran Bea Cukai, Perketat Pengawasan Barang Selundupan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik dan merombak jajaran pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di Kantor Kemenkeu, Jakarta.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik dan merombak jajaran pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di Kantor Kemenkeu, Jakarta.

Jakarta, Targetlink.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merombak jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk memperketat pengawasan terhadap peredaran barang selundupan. Langkah ini di ambil guna melindungi pasar domestik dan menjaga persaingan usaha tetap sehat.

Purbaya menegaskan, di tengah ketidakpastian ekonomi global, kekuatan utama Indonesia masih bertumpu pada besarnya permintaan domestik. Namun, potensi tersebut akan tergerus jika pasar dalam negeri di banjiri barang ilegal dari luar negeri.

Baca Juga :  Bunga Anggrek: Tanaman Hias Eksotis yang Memikat dengan Keindahan Alami

Menurutnya, masuknya barang selundupan membuat pelaku usaha asing di untungkan secara tidak adil, sementara industri nasional kehilangan ruang untuk berkembang. Karena itu, Bea Cukai memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga iklim usaha yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Bahlil Jadi Ketua Harian DEN, Prabowo Tegaskan Target Swasembada Energi

Selain merugikan industri dalam negeri, lemahnya pengawasan juga berdampak pada penerimaan negara. Menkeu Purbaya mengingatkan, peredaran barang ilegal dapat menurunkan penerimaan cukai dan pajak yang berujung pada kerugian negara.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Komitmen Untuk Hapus Sistem Outsourcing di Indonesia

Sebagai bentuk keseriusan, Menkeu memutar dan menempatkan pejabat baru di sejumlah posisi strategis Bea Cukai. Ia menegaskan, ke depan pengawasan akan di lakukan lebih ketat dan setiap indikasi pelanggaran akan di tindak tegas.(Lya)

Baca Juga: Presiden Prabowo Tinjau Progres Pembangunan IKN

Editor : Liya

Berita Terkait

Kerajinan Sungai Penuh Bidik Pasar Nasional, Sri Kartini Alfin Dorong Perajin Terus Berinovasi
Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun, Indonesia Kehilangan Maestro Seni
Indonesia Menang 2-0, Ini Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru
Pertalite Naik Jadi Rp13.500 Mulai 26 September? Ini Klarifikasi Pertamina dan ESDM
Mutasi Kejaksaan September 2026, Antonius Despinola Putra Sungai Penuh Dapat Jabatan Baru di Jampidum
Indonesia Melesat ke Peringkat 16 Asian Games 2026 Usai Raih Emas Pertama dari Bulu Tangkis
Kabar Gembira! PPPK Paruh Waktu Berpeluang Jadi Penuh Waktu, Pemerintah Siapkan Rp31,1 Triliun
Matchday 1 UEFA Nations League 2026/2027 Resmi Dimulai, Cek Jadwal Lengkapnya
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 14:49 WIB

Kerajinan Sungai Penuh Bidik Pasar Nasional, Sri Kartini Alfin Dorong Perajin Terus Berinovasi

Sabtu, 26 September 2026 - 15:06 WIB

Indonesia Menang 2-0, Ini Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru

Jumat, 25 September 2026 - 11:07 WIB

Pertalite Naik Jadi Rp13.500 Mulai 26 September? Ini Klarifikasi Pertamina dan ESDM

Jumat, 25 September 2026 - 10:40 WIB

Mutasi Kejaksaan September 2026, Antonius Despinola Putra Sungai Penuh Dapat Jabatan Baru di Jampidum

Kamis, 24 September 2026 - 21:15 WIB

Indonesia Melesat ke Peringkat 16 Asian Games 2026 Usai Raih Emas Pertama dari Bulu Tangkis

Berita Terbaru