Jakarta, Targetlink.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di tutup anjlok 4,57 persen pada perdagangan Rabu (4/3/2026). Indeks melemah ke level 7.577,06 setelah tekanan jual melanda hampir seluruh sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sepanjang sesi perdagangan, saham berkapitalisasi besar memimpin pelemahan. Sektor perbankan, properti, dan bahan baku terkoreksi paling dalam. Akibatnya, IHSG terus bergerak di zona merah sejak pembukaan hingga penutupan pasar.
Nilai transaksi tercatat tinggi dengan volume miliaran saham berpindah tangan. Namun, dominasi aksi jual membuat indeks sulit bangkit. Tekanan terjadi merata dan mempersempit ruang penguatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: Hasil Mengejutkan Primary AS 2026: Talarico Menang, Cornyn–Paxton Runoff, Cooper Siap Duel Sengit
Analis menilai sentimen global dan kekhawatiran terhadap prospek ekonomi menjadi pemicu utama koreksi. Investor memilih bersikap hati-hati sambil mencermati perkembangan eksternal yang memengaruhi arus modal.
Meski terkoreksi tajam, peluang rebound tetap terbuka jika sentimen membaik. Untuk saat ini, pelaku pasar disarankan tetap selektif dan disiplin mengelola risiko dalam bertransaksi.(Lya)
Baca Juga: Hasil PFC Sochi vs Spartak Moscow 2-3: Drama Menegangkan di Injury Time
Editor : Liya









