Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bikin Langit Memerah, Ini Fakta dan Momen Puncaknya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fase totalitas Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 membuat Bulan tampak merah tembaga saat tertutup bayangan Bumi.

Fase totalitas Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 membuat Bulan tampak merah tembaga saat tertutup bayangan Bumi.

Targetlink.id – Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 menjadi fenomena langit yang menyita perhatian dunia. Peristiwa ini terjadi ketika Bumi berada di antara Matahari dan Bulan, sehingga bayangan Bumi menutup seluruh permukaan Bulan. Saat fase totalitas berlangsung, Bulan tampak merah tembaga atau di kenal sebagai blood moon.

Fenomena ini di mulai dari fase penumbra, lalu berlanjut ke gerhana sebagian sebelum memasuki fase total. Warna merah muncul karena cahaya Matahari di biaskan oleh atmosfer Bumi dan tetap mencapai permukaan Bulan. Momen puncak totalitas menjadi waktu terbaik untuk melihat perubahan warna yang dramatis.

Baca Juga :  Daftar Mudik Pertamina 2026 Resmi Dibuka, Begini Cara Aman Agar Tak Jadi Korban Penipuan

Gerhana Bulan Total aman di saksikan dengan mata telanjang tanpa alat pelindung khusus. Namun, penggunaan kamera, binokular, atau teleskop akan membantu menangkap detail kawah dan tekstur permukaan Bulan. Pengamat di sarankan mencari lokasi minim polusi cahaya agar hasil pengamatan lebih maksimal.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca jugaGerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Terlihat di Indonesia, Jam Berapa Puncaknya?

Baca Juga :  Apa Sih Keunggulan Menjadi PPPK Paruh Waktu?

Fenomena ini dapat terlihat di wilayah yang sedang mengalami malam hari saat gerhana terjadi. Warga disarankan mengecek waktu setempat untuk memastikan tidak melewatkan fase totalitas yang berlangsung dalam durasi terbatas.

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 menjadi momen langka yang sayang di lewatkan. Selain menghadirkan pemandangan indah, fenomena ini juga menjadi pengingat tentang dinamika tata surya yang terus bergerak presisi.(Lya)

Baca JugaRamadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity

Editor : Liya

Berita Terkait

BMKG: Musim Kemarau 2026 Diperkirakan Tiba Lebih Awal, Puncaknya di Agustus – Apa Dampaknya?
Ojol The Game Meledak di Play Store, Ini Kode Redeem Terbaru yang Bikin Pemain Serbu!
Buruan Klaim! Kode Redeem Free Fire dan FC Mobile Hari Ini Bikin Auto Sultan, Masih Aktif?
Saham BBCA dan BBRI Cs Tiba-Tiba Ambruk, Investor Dibuat Panik! Ini Penyebabnya
IHSG Ditutup Anjlok 4,57 Persen, Pasar Saham RI Diguncang Tekanan Besar
Rumput Laut Superfood Lautan: Kaya Nutrisi dan Peluang Bisnis Menjanjikan
Kerupuk Kulit Gurih Renyah, Cemilan Tradisional Favorit Sepanjang Masa
Rahasia Malam Lailatul Qadar 2026 Mulai Terkuak, Benarkah Jatuh 16 Maret? Ini Perkiraannya!
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:18 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 Diperkirakan Tiba Lebih Awal, Puncaknya di Agustus – Apa Dampaknya?

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:56 WIB

Ojol The Game Meledak di Play Store, Ini Kode Redeem Terbaru yang Bikin Pemain Serbu!

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:35 WIB

Buruan Klaim! Kode Redeem Free Fire dan FC Mobile Hari Ini Bikin Auto Sultan, Masih Aktif?

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:42 WIB

Saham BBCA dan BBRI Cs Tiba-Tiba Ambruk, Investor Dibuat Panik! Ini Penyebabnya

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:21 WIB

IHSG Ditutup Anjlok 4,57 Persen, Pasar Saham RI Diguncang Tekanan Besar

Berita Terbaru