Targetlink.id – Final Liga Champions 2025/2026 di pastikan menghadirkan cerita besar yang sulit di lewatkan pecinta sepak bola. Tidak hanya duel sengit antara Paris Saint-Germain dan Arsenal, laga puncak Eropa musim ini juga membuka peluang lahirnya rekor baru bagi Spanyol.
Pasalnya, dua pelatih asal Spanyol, Luis Enrique dan Mikel Arteta, akan saling berhadapan di final Liga Champions. Karena itu, siapa pun yang keluar sebagai juara bakal membuat Spanyol resmi menjadi negara dengan jumlah pelatih juara Liga Champions terbanyak sepanjang sejarah.
Saat ini, Spanyol masih sejajar dengan Italia dalam daftar negara dengan koleksi pelatih juara terbanyak di Liga Champions. Namun, final PSG vs Arsenal akan memastikan Spanyol melesat sendirian di posisi teratas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Luis Enrique Berpeluang Samai Rekor Guardiola
Luis Enrique datang ke final dengan pengalaman dan mental juara yang sudah terbukti. Pelatih PSG itu sebelumnya sukses membawa Barcelona menjuarai Liga Champions 2015. Selain itu, Enrique juga berhasil mengangkat performa PSG hingga kembali tampil dominan di Eropa musim ini.
Jika mampu mengalahkan Arsenal di partai final, Enrique akan mengoleksi tiga trofi Liga Champions sebagai pelatih. Catatan itu membuat namanya sejajar dengan Pep Guardiola, Zinedine Zidane, dan Bob Paisley dalam daftar pelatih tersukses di kompetisi elite Eropa tersebut.
Tidak hanya itu, PSG juga lebih diunggulkan untuk menang. Berdasarkan prediksi supercomputer Opta, klub asal Prancis tersebut memiliki peluang kemenangan lebih besar di banding Arsenal. Meski demikian, laga final di prediksi tetap berjalan ketat karena kedua tim sama-sama sedang berada dalam performa terbaik.
Mikel Arteta Ingin Ukir Sejarah Bersama Arsenal
Sementara itu, Mikel Arteta membawa misi besar bersama Arsenal. The Gunners belum pernah meraih trofi Liga Champions sepanjang sejarah klub. Karena itu, Arteta berkesempatan mencatatkan namanya sebagai pelatih pertama yang membawa Arsenal menjadi raja Eropa.
Dalam beberapa musim terakhir, Arteta memang sukses mengubah Arsenal menjadi tim yang kembali disegani. Ia tidak hanya membangun skuad muda yang agresif, tetapi juga menghadirkan mental juara di ruang ganti Arsenal.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Berpotensi Main Bareng Sang Anak di Piala Dunia 2030, Apakah Ending Sempurna?
Menariknya, Luis Enrique turut memberikan pujian kepada Arteta menjelang final. Enrique menilai kompatriotnya itu berhasil mengangkat level permainan Arsenal dan membuat klub London tersebut kembali menjadi ancaman serius di Eropa.
Bukan Sekadar Final, Tetapi Pertarungan Sejarah
Final PSG vs Arsenal kali ini jelas bukan sekadar perebutan trofi Liga Champions. Sebab, pertandingan tersebut juga menjadi pertarungan gengsi dua pelatih hebat asal Spanyol yang sedang memburu sejarah besar.
Di satu sisi, Enrique ingin menambah koleksi gelar dan menyamai rekor pelatih legendaris Eropa. Namun di sisi lain, Arteta bertekad menghadirkan trofi Liga Champions pertama untuk Arsenal sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai salah satu pelatih terbaik generasi baru.
Karena itu, duel taktik Enrique dan Arteta di pastikan menjadi salah satu final Liga Champions paling menarik dalam beberapa tahun terakhir.(Lya)
Baca Juga: Kode Redeem FC Mobile 28 Mei 2026 Resmi Dibagikan, Banyak Pemain Dapat OVR Tinggi Gratis
Editor : Liya









