Ada Enam Makanan Dapat Bantu Perkembangan Otak Anak

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 6 September 2025 - 01:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Targetlink.id- Dokter menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan nutrisi untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak.

Dilansir dari Tempo Media, bahwa dokter spesialis anak Kushagra Gupta dari Fortis Hospital di India menyampaikan bahwa nutrisi tertentu baik untuk perkembangan otak anak.

1. Ikan berlemak

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ikan berlemak seperti salmon, makarel, dan sarden kaya asam lemak omega-3, yang penting untuk perkembangan otak.

“Lemak sehat ini membantu memperbaiki memori, mengurangi gejala ADHD, dan memperkuat koneksi saraf,” katanya.

Kalau sulit menemukan salmon, ikan sungai lokal bisa menjadi alternatif. Ikan berlemak dapat diberikan kepada anak dua sampai tiga kali dalam sepekan.

Baca Juga :  Tujuh Kebisaan Yang Bisa Membuat Daya Ingat Melemah

2. Telur

Telur mengandung kolin yang penting untuk produksi neurotransmiter otak. Makan satu sampai dua telur sehari bermanfaat untuk meningkatkan fokus dan konsentrasi anak.

3. Buah beri

Buah beri seperti blueberry dan beri hitam kaya antioksidan yang bisa membantu meningkatkan komunikasi antara sel-sel otak dan meningkatkan memori jangka pendek. Anak-anak bisa diberi setengah cangkir buah beri setiap hari, bisa disajikan sebagai camilan sehat atau dicampurkan ke jus.

4. Sayuran hijau

Sayuran hijau seperti bayam dan sawi mengandung folat, vitamin K, dan zat besi yang penting untuk meningkatkan konsentrasi dan mencegah penurunan kognitif.

Baca Juga :  Aura Kasih Punya Mimpi Bangun Masjid Dan Pesantren

5. Biji-bijian dan kacang-kacangan

Kacang kenari, almond, dan biji labu kaya vitamin E dan lemak sehat yang dapat membantu sel-sel otak.

6. Biji-bijian utuh

Biji-bijian utuh seperti quinoa, gandum, dan beras merah yang mengandung kombinasi karbohidrat kompleks dan vitamin B dapat membantu fokus belajar anak.

Selain itu, para orang tua harus membatasi anak dalam mengonsumsi makanan olahan, minuman manis, bersoda, permen, dan makanan yang terdapat tingginya kadar gula.

“Makanan-makanan tersebut menyebabkan lonjakan energi sesaat yang cepat turun, berdampak langsung pada konsentrasi dan emosi anak sebagai pilihlah alternatif alami yang memberikan energi”pungkasnya

 

Sumber Berita : Tempo.co

Berita Terkait

PSIM vs Bali United 3-3! Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Klasemen Super League
Gebrakan Mochtar Riady: One Raffles Place Dijual Rp 32 T, Siapa Pembelinya?
Prabowo Akuisisi Kapal Induk Italia, Indonesia Masuk Era Baru Kekuatan Laut
iPhone 18 Pro dan Pro Max Disebut Bakal Pakai Kamera Selfie 24MP, Ini Bocorannya
PPPK dan Honorer: Pentingnya Status PNS & Update Kebijakan Terbaru
BI Majukan Jadwal Tukar Uang Baru 2026 Tahap 2, Catat Tanggalnya!
Jadwal Resmi Libur Lebaran 2026: Sekolah dan Pekerja Dapat WFA Panjang
Hasil Dewa United vs Borneo FC 2-1: Alex Martins dan Vico Duarte Jadi Penentu Kemenangan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:02 WIB

PSIM vs Bali United 3-3! Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Klasemen Super League

Senin, 23 Februari 2026 - 23:16 WIB

Gebrakan Mochtar Riady: One Raffles Place Dijual Rp 32 T, Siapa Pembelinya?

Senin, 23 Februari 2026 - 22:00 WIB

Prabowo Akuisisi Kapal Induk Italia, Indonesia Masuk Era Baru Kekuatan Laut

Senin, 23 Februari 2026 - 21:12 WIB

iPhone 18 Pro dan Pro Max Disebut Bakal Pakai Kamera Selfie 24MP, Ini Bocorannya

Senin, 23 Februari 2026 - 20:51 WIB

PPPK dan Honorer: Pentingnya Status PNS & Update Kebijakan Terbaru

Berita Terbaru