Targetlink.id – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk resmi menunjuk Frans Dicky Tamara sebagai Direktur Human Capital & Corporate Service. Keputusan itu diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Garuda Indonesia dan langsung menarik perhatian publik.
Pasalnya, Frans Dicky Tamara memiliki rekam jejak panjang di lingkungan Kementerian Pertahanan (Kemhan). Selain itu, ia juga di kenal berpengalaman dalam bidang perencanaan keuangan dan tata kelola pemerintahan.
Penunjukan tersebut menjadi bagian dari langkah Garuda Indonesia untuk memperkuat transformasi bisnis perusahaan di tengah persaingan industri penerbangan yang semakin ketat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Punya Pengalaman Panjang di Kementerian Pertahanan
Frans Dicky Tamara lahir di Manado pada 16 Desember 1966. Ia menempuh pendidikan hukum di Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada 1987.
Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di Morin Center, Boston University, Amerika Serikat, dengan fokus pada hukum perbankan dan keuangan pada 1991.
Karier Frans Dicky Tamara banyak berkembang di lingkungan Kementerian Pertahanan. Karena itu, ia di nilai memiliki pengalaman kuat dalam pengelolaan administrasi, keuangan, hingga tata kelola lembaga.
Sebelum masuk jajaran direksi Garuda Indonesia, ia sempat menjabat sebagai Komisaris Garuda Indonesia sejak Oktober 2025.
Sementara itu, pada periode 2023 hingga 2024, Frans di percaya sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan.
Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Perbekalan dan Pemeliharaan Biro Umum Kemhan pada 2021. Kemudian, pada 2018 sampai 2021, Frans bertugas sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Pusat Pelaporan dan Pembinaan Keuangan Pertahanan Kemhan.
Garuda Indonesia Fokus Perkuat Transformasi
Pergantian jajaran direksi di lakukan Garuda Indonesia sebagai bagian dari strategi memperkuat kinerja perusahaan. Selain itu, langkah tersebut juga di harapkan mampu mempercepat pemulihan bisnis maskapai pelat merah tersebut.
Baca Juga: Prabowo Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Jadi Simbol Perjuangan Buruh
Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, sebelumnya menyampaikan bahwa transformasi perusahaan menjadi fokus utama agar Garuda semakin kompetitif dan berkelanjutan.
Dengan pengalaman panjang yang di miliki Frans Dicky Tamara, manajemen berharap penguatan sektor sumber daya manusia dan layanan korporasi dapat berjalan lebih optimal.
Apalagi, Garuda Indonesia saat ini terus melakukan pembenahan internal untuk meningkatkan performa bisnis dan pelayanan kepada penumpang.(Lya)
Baca Juga: Guncangan Besar di Samsung, 50 Ribu Buruh Ancam Mogok Kerja 18 Hari
Editor : Liya









