Jakarta, Targetlink.id – Rupiah kembali berada di bawah tekanan pada akhir pekan ini. Setelah sempat bergerak fluktuatif, mata uang Garuda akhirnya ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), sekaligus melanjutkan tren negatif dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data pasar, Rupiah turun ke kisaran Rp 17.189 per dolar AS. Selain itu, dalam sepekan terakhir, pelemahannya juga semakin terasa hingga mendekati setengah persen. Dengan demikian, tekanan terhadap rupiah belum menunjukkan tanda mereda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tekanan Global Menguat
Pertama, tekanan datang dari faktor eksternal. Ketegangan geopolitik yang meningkat membuat investor global beralih ke aset aman seperti dolar AS.
Akibatnya, dolar AS menguat cukup signifikan. Sementara itu, mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, justru tertekan. Tidak hanya itu, ekspektasi suku bunga tinggi di Amerika Serikat juga memperbesar arus modal keluar dari pasar berkembang.
Faktor Domestik Ikut Membebani
Namun demikian, tekanan tidak hanya berasal dari luar negeri. Dari dalam negeri, kekhawatiran terhadap kondisi fiskal mulai memengaruhi kepercayaan investor.
Selain itu, risiko pelebaran defisit serta tekanan terhadap penerimaan negara membuat pelaku pasar lebih berhati-hati. Oleh karena itu, aliran dana asing keluar dari pasar domestik pun meningkat.
Pergerakan Masih Rentan
Di sisi lain, meski sempat mencoba menguat, rupiah belum mampu keluar dari tekanan. Sebaliknya, pergerakannya masih cenderung melemah.
Baca Juga: Matahari Tiba-Tiba Ganti Nama, Emiten Ritel Ini Tetap Bagi Dividen ke Investor
Karena itu, pelaku pasar kini menanti langkah lanjutan dari Bank Indonesia. Intervensi di pasar valuta asing maupun kebijakan moneter dinilai akan sangat menentukan arah rupiah ke depan.
Dampak ke Harga Barang
Pelemahan rupiah tidak hanya berdampak di pasar keuangan. Misalnya, harga barang impor berpotensi naik. Selain itu, biaya produksi industri juga bisa meningkat.
Jika kondisi ini berlanjut, tekanan terhadap harga barang dan jasa dalam negeri pun berpotensi ikut naik.(Lya)
Baca Juga: Kode Redeem FF Max 10 April 2026 Terbaru, Klaim Skin & Diamond Gratis Hari Ini!
Editor : Liya









