Max Ohee Kecam Penembakan Pilot Smart Air di Papua, HAM Jadi Sorotan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua II MRP, Max Ohee, mengecam aksi penembakan pilot dan kopilot Smart Air di Boven Digoel, Papua Selatan.

Wakil Ketua II MRP, Max Ohee, mengecam aksi penembakan pilot dan kopilot Smart Air di Boven Digoel, Papua Selatan.

TargetLink.id – Wakil Ketua II Majelis Rakyat Papua (MRP), Max Ohee, mengecam keras aksi penembakan terhadap pilot dan kopilot Smart Air di Boven Digoel, Papua Selatan, Sabtu (14/2/2026). Menurutnya, tindakan ini jelas melanggar hak asasi manusia (HAM).

“Dari sudut pandang HAM, aksi ini tidak bisa di benarkan. Kami mengecam keras tindakan KKB yang menembak pilot dan kopilot Smart Air,” ujar Max di Jayapura. Ia juga menyoroti insiden serupa, termasuk penembakan sopir tangki air di Yahukimo dan anggota TNI di Mimika yang menewaskan satu personel.

Baca Juga :  Polisi Gerebek Industri Rumahan Senjata Api Ilegal Rakitan

Max menegaskan, aparat keamanan dan maskapai hadir untuk melayani masyarakat di wilayah terpencil, bukan sebagai musuh. “Sehingga penyerangan terhadap sipil dan aparat jelas tidak manusiawi,” tambahnya. Ia pun. mendukung langkah aparat untuk melindungi warga dan mengimbau masyarakat tetap waspada.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca JugaViral Pernyataan PBI JK, Wali Kota Denpasar Jelaskan dan Minta Maaf

Baca Juga :  Truk Wingbox Mundur, Tiga Pengendara Motor Tewas di Gempol

Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menyebut pihaknya telah mengidentifikasi pelaku. Mereka tergabung dalam kelompok kriminal bersenjata Batalion Kanibal dan Semut Merah pimpinan Elkius Kobak.

Meski pelaku sudah di ketahui, pengejaran terkendala kondisi geografis daerah Korowai yang sangat terpencil. “Di perlukan keterampilan dan kesabaran khusus untuk mengidentifikasi sekitar 20 pelaku,” jelas Yusuf.(Jn)

Baca JugaBMKG Waspadai Hujan Lebat di 6 Provinsi, Masyarakat Di minta Siaga

Editor : Liya

Berita Terkait

Viral Pesawat Garuda Berputar Lama di Udara India, Ini Penyebab Sebenarnya
BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat di Koto Tinggi, Rumah Milik Yesi Mapurba Ludes Dilalap Api
Heboh Mobil Pecah Ban Massal di Tol Jagorawi, Jasa Marga Ungkap Penyebab Awal dan Lakukan Penanganan Cepat
Kronologi Mengejutkan: Dari Gangguan Kecil hingga Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL
BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem 26 April 2026, Hujan Lebat dan Petir Ancam Sejumlah Wilayah
Gunung Semeru Erupsi Bertubi-tubi, Awan Panas Meluncur 4,5 Km, Warga Diminta Waspada
Banjir Jakarta 8 Maret 2026: Air Capai 1,6 Meter, Warga Terpaksa Sahur di Tengah Genangan
BMKG Peringatkan 6 Provinsi Waspada Hujan Sangat Lebat Minggu 8 Maret 2026
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 14:27 WIB

Viral Pesawat Garuda Berputar Lama di Udara India, Ini Penyebab Sebenarnya

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:13 WIB

BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat di Koto Tinggi, Rumah Milik Yesi Mapurba Ludes Dilalap Api

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:56 WIB

Heboh Mobil Pecah Ban Massal di Tol Jagorawi, Jasa Marga Ungkap Penyebab Awal dan Lakukan Penanganan Cepat

Selasa, 28 April 2026 - 20:29 WIB

Kronologi Mengejutkan: Dari Gangguan Kecil hingga Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL

Minggu, 26 April 2026 - 19:23 WIB

BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem 26 April 2026, Hujan Lebat dan Petir Ancam Sejumlah Wilayah

Berita Terbaru