Pemkot Sungai Penuh Evaluasi Program Swasembada Pangan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Sungai Penuh dan BPMP Jambi saat melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Swasembada Pangan 2025 di Aula Kantor Walikota Sungai Penuh.

Pemkot Sungai Penuh dan BPMP Jambi saat melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Swasembada Pangan 2025 di Aula Kantor Walikota Sungai Penuh.

Sungai Penuh, Targetlink.id – Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BPMP) Jambi melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Swasembada Pangan 2025. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Walikota Sungai Penuh pada Kamis (4/12).

Monev ini dilakukan untuk memastikan seluruh program intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian berjalan sesuai target. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat ketahanan pangan daerah melalui pemanfaatan teknologi pertanian yang tepat.

Baca Juga :  Wako Alfin Resmi Teken MoU Bersama Kejati Jambi

Walikota Sungai Penuh, Alfin, menegaskan bahwa penerapan teknologi menjadi kunci peningkatan produktivitas pertanian. Pemkot bersama BPMP Jambi terus memperkuat pendampingan kepada petani dari proses pengolahan lahan hingga panen.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Walikota Azhar Hamzah menambahkan bahwa ketersediaan sarana produksi menjadi perhatian utama. Pemerintah memastikan distribusi pupuk berlangsung lancar dan ketersediaan air irigasi mencukupi, terutama di sentra pertanian produktif.

Baca Juga :  Wawako Azhar Hamzah Apresiasi Generasi Qur’ani di Wisuda Tahfidz SIT Amanah

“Intensifikasi dan ekstensifikasi harus berjalan efektif. Teknologi pertanian, benih unggul, serta alsintan harus dimanfaatkan dengan maksimal. Pupuk dan air irigasi juga harus terjamin agar produksi tidak terganggu,” ujar Wawako Azhar.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Sungai Penuh optimistis target swasembada pangan 2025 dapat tercapai. Harapannya, ketahanan pangan daerah semakin kuat dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta kemandirian sektor pertanian. (Liya)

Berita Terkait

STIE Sakti Alam Kerinci Buka Pendaftaran RPL dan S2 Magister Manajemen, Kuliah Fleksibel dan Berkualitas
Desil Keluarga Berubah, KIP Kuliah Apakah Bisa Dicabut? Simak Penjelasannya
Wako Alfin Sambut Pangdam XX/TIB di Sungai Penuh, Perkuat Sinergi Pemkot dan TNI
Mantagi: Air dan Manusia, Film Misteri yang Mengangkat Relasi Manusia dengan Alam
Pemkab Kerinci Buka Seleksi Direktur Perumda Tirta Sakti 2026, Ini Syarat dan Jadwalnya
Hadir di Sungai Penuh, GEN Autocare Tawarkan Layanan Cuci Motor Konsep Baru dan Profesional
Waspadai Asap Karhutla Picu ISPA, Kades Mekar Jaya Hazmal Putra Imbau Warga Gunakan Masker dan Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Pemdes Amar Sakti Salurkan BLT-DD Tahap III, Alpi Pinaldi: Semoga Bermanfaat bagi Masyarakat
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:12 WIB

STIE Sakti Alam Kerinci Buka Pendaftaran RPL dan S2 Magister Manajemen, Kuliah Fleksibel dan Berkualitas

Kamis, 17 September 2026 - 22:12 WIB

Desil Keluarga Berubah, KIP Kuliah Apakah Bisa Dicabut? Simak Penjelasannya

Kamis, 17 September 2026 - 21:36 WIB

Wako Alfin Sambut Pangdam XX/TIB di Sungai Penuh, Perkuat Sinergi Pemkot dan TNI

Rabu, 16 September 2026 - 18:08 WIB

Mantagi: Air dan Manusia, Film Misteri yang Mengangkat Relasi Manusia dengan Alam

Minggu, 13 September 2026 - 21:36 WIB

Hadir di Sungai Penuh, GEN Autocare Tawarkan Layanan Cuci Motor Konsep Baru dan Profesional

Berita Terbaru