RI Resmi Alihkan Impor Migas ke AS, Ini Daftar Negara yang Tergeser

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pertemuan Presiden Indonesia dan Presiden Amerika Serikat dalam kerja sama perdagangan energi, seiring kebijakan pengalihan impor migas RI ke AS.

Ilustrasi pertemuan Presiden Indonesia dan Presiden Amerika Serikat dalam kerja sama perdagangan energi, seiring kebijakan pengalihan impor migas RI ke AS.

Jakarta, Targetlink.id  – Pemerintah Indonesia resmi menyepakati kesepakatan impor minyak, gas, dan BBM dari Amerika Serikat (AS) senilai sekitar US$ 15 miliar per tahun atau setara lebih dari Rp 250 triliun. Kebijakan ini merupakan bagian dari perjanjian perdagangan timbal balik (Agreement on Reciprocal Trade) yang di teken kedua negara.

Langkah ini tidak menambah total volume impor migas Indonesia secara keseluruhan, melainkan mengalihkan porsi impor dari negara-negara lain ke AS. Artinya, beberapa pemasok energi tradisional Indonesia akan mengalami penurunan pangsa pasar.

Negara-negara yang di perkirakan tergeser dari posisi pemasok utama migas RI antara lain:

1. Singapura – Selama ini merupakan pengirim terbesar produk minyak olahan ke Indonesia.

2. dan BBM yang juga terdampak alih pasokan.

3. Qatar & Uni Emirat Arab – Pemasok LPG selain AS kini tertekan karena porsi pembelian LPG dari AS meningkat.

4. Negara-negara Timur Tengah dan Afrika – Secara umum mengalami penurunan volume karena sebagian kontrak di alihkan ke produsen AS.

Pemerintah menegaskan ini bukan berarti ketergantungan terhadap impor makin tinggi, melainkan strategi penataan ulang pasokan energi nasional yang tetap mempertimbangkan mekanisme keekonomian dan keseimbangan perdagangan bilateral dengan AS.

Baca Juga :  Robert Duvall Meninggal Dunia di Usia 95 Tahun, Hollywood Berduka

Baca juga: Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia di KTT ASEAN

Direktur Utama Pertamina mengatakan impor LPG dari AS bahkan bisa mencapai 70% dari total impor LPG RI, jauh mengungguli kontribusi Qatar atau UEA dalam struktur pasokan nasional.

Kebijakan ini juga di nilai sebagai bagian dari negosiasi tarif resiprokal antara RI dan AS, di mana Jakarta menerima pembelian energi sebagai penyeimbang pengurangan tarif impor barang Indonesia ke AS.(Lya)

Baca JugaPrabowo Segera Luncurkan Gerakan Indonesia ASRI, Dorong Program Gentengnisasi Nasional

Editor : Liya

Berita Terkait

Strategi Energi Hijau: Bahlil Buka Opsi Impor Etanol untuk Perkuat Ketahanan Energi
Prediksi Susunan Pemain Juventus vs Como di Serie A: Bianconeri Wajib Waspada
Pertamina Patra Niaga Amankan Stok BBM & LPG 2026 Lewat Kerja Sama Strategis Global
WKKC 89.3 FM Jadi Radio Kampus Legendaris, Dorong Musik Black Chicago Mendunia
BLACKPINK Cetak Sejarah, Artis K-Pop Pertama Capai 100 Juta Subscribers YouTube
Sassuolo Bungkam Hellas Verona 3-0, Jay Idzes Cs Amankan Kemenangan di Kandang
Duel Panas La Liga: Athletic Bilbao vs Elche, Bisakah Los Franjiverdes Curi Poin di San Mamés?
Drama Bursa Pelatih: Xabi Alonso Abaikan Marseille, Bidik Liverpool
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 23:49 WIB

Strategi Energi Hijau: Bahlil Buka Opsi Impor Etanol untuk Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 23:01 WIB

Prediksi Susunan Pemain Juventus vs Como di Serie A: Bianconeri Wajib Waspada

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:41 WIB

Pertamina Patra Niaga Amankan Stok BBM & LPG 2026 Lewat Kerja Sama Strategis Global

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:16 WIB

RI Resmi Alihkan Impor Migas ke AS, Ini Daftar Negara yang Tergeser

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:31 WIB

BLACKPINK Cetak Sejarah, Artis K-Pop Pertama Capai 100 Juta Subscribers YouTube

Berita Terbaru

Ilustrasi pertemuan Presiden Indonesia dan Presiden Amerika Serikat dalam kerja sama perdagangan energi, seiring kebijakan pengalihan impor migas RI ke AS.

Internasional

RI Resmi Alihkan Impor Migas ke AS, Ini Daftar Negara yang Tergeser

Sabtu, 21 Feb 2026 - 22:16 WIB