KOSPI Rontok 11% Akibat Isu Perang, Bursa Korea Selatan Hentikan Perdagangan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Layar pergerakan indeks KOSPI di Bursa Korea Selatan memerah setelah indeks anjlok 11 persen akibat meningkatnya ketegangan geopolitik global.

Layar pergerakan indeks KOSPI di Bursa Korea Selatan memerah setelah indeks anjlok 11 persen akibat meningkatnya ketegangan geopolitik global.

Targetlink.id – Pasar saham KOSPI anjlok hingga 11 persen pada Rabu (4/3/2026). Kejatuhan tajam ini memicu penghentian perdagangan sementara oleh Korea Exchange setelah tekanan jual melonjak drastis sejak pembukaan. Investor panik merespons eskalasi konflik global yang memicu gejolak pasar keuangan Asia.

Sentimen negatif muncul akibat meningkatnya ketegangan geopolitik yang memicu kekhawatiran perang meluas. Kondisi ini membuat pelaku pasar melepas aset berisiko dan beralih ke instrumen yang lebih aman. Dampaknya, nilai kapitalisasi pasar di South Korea menyusut dalam waktu singkat.

Baca Juga :  Prabowo dan PM Albanese Sepakati Traktat Keamanan, Hubungan RI–Australia Kian Solid

Saham-saham unggulan menjadi korban utama aksi jual. Emiten teknologi seperti Samsung Electronics dan SK Hynix tercatat turun tajam. Tekanan juga menghantam sektor otomotif, termasuk Hyundai Motor, seiring kekhawatiran terhadap kenaikan biaya energi dan perlambatan permintaan global.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca JugaSaham BBCA dan BBRI Cs Tiba-Tiba Ambruk, Investor Dibuat Panik! Ini Penyebabnya

Padahal, pada awal 2026 indeks sempat menguat berkat optimisme sektor teknologi dan kecerdasan buatan. Namun, lonjakan risiko global menghapus sebagian besar penguatan tersebut hanya dalam beberapa hari perdagangan. Aksi jual besar-besaran menunjukkan rapuhnya sentimen pasar saat ketidakpastian meningkat.

Baca Juga :  Penampakan Supermoon

Analis menilai pergerakan KOSPI dalam waktu dekat akan sangat bergantung pada perkembangan geopolitik. Jika konflik mereda, peluang pemulihan terbuka. Namun, bila ketegangan terus meningkat, volatilitas tinggi masih akan membayangi pasar saham Korea Selatan.(Lya)

Baca JugaIHSG Ditutup Anjlok 4,57 Persen, Pasar Saham RI Diguncang Tekanan Besar

Editor : Liya

Berita Terkait

Comeback Spektakuler! BTS Rilis Album “Arirang” dengan 14 Lagu Baru Rayakan 12 Tahun Karier
Tak Hanya K-Pop, Korea Selatan Kini Jadi Surga Wisata Halal di Asia Timur
Pesona Kucing Anggora, Si Cantik Berbulu Panjang yang Cerdas dan Manja
IHSG Ditutup Anjlok 4,57 Persen, Pasar Saham RI Diguncang Tekanan Besar
Hasil Mengejutkan Primary AS 2026: Talarico Menang, Cornyn–Paxton Runoff, Cooper Siap Duel Sengit
Liverpool Ceroboh di Menit Akhir, Tumbang 1–2 dari Wolves
Satriano Bikin Kejutan! Gol Voli Spektakuler Hancurkan Real Madrid 1–0
Tanpa Pertarungan, Pokémon Pokopia Justru Dipuji Dunia: Ini yang Bikin Pemain Ketagihan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:42 WIB

Comeback Spektakuler! BTS Rilis Album “Arirang” dengan 14 Lagu Baru Rayakan 12 Tahun Karier

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:21 WIB

Pesona Kucing Anggora, Si Cantik Berbulu Panjang yang Cerdas dan Manja

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:01 WIB

KOSPI Rontok 11% Akibat Isu Perang, Bursa Korea Selatan Hentikan Perdagangan

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:21 WIB

IHSG Ditutup Anjlok 4,57 Persen, Pasar Saham RI Diguncang Tekanan Besar

Rabu, 4 Maret 2026 - 19:57 WIB

Hasil Mengejutkan Primary AS 2026: Talarico Menang, Cornyn–Paxton Runoff, Cooper Siap Duel Sengit

Berita Terbaru