Targetlink.id – Manajemen Bank Jambi angkat bicara terkait isu dugaan dana nasabah raib yang ramai di perbincangkan. Direktur Utama Khairul Suhairi menegaskan dana nasabah tetap aman. Ia memastikan bank siap mengganti penuh jika terbukti ada saldo yang berkurang akibat gangguan sistem.
Dalam keterangan resmi, Minggu (22/2/2026), Khairul menyampaikan pihaknya sedang melakukan audit dan penelusuran internal. Langkah ini di lakukan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar sekaligus menjaga transparansi kepada publik.
Terkait gangguan layanan mobile banking, Khairul menjelaskan sistem sengaja di nonaktifkan sementara untuk kepentingan investigasi. Ia menegaskan penghentian akses bukan karena peretasan, tetapi sebagai langkah mitigasi guna menjaga keamanan data nasabah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: MotoGP 2026: Era 1000cc Terakhir Dimulai, GP Brasil Kembali Setelah 20 Tahun
Manajemen Bank Jambi juga berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Koordinasi ini di lakukan agar proses penanganan berjalan sesuai aturan dan standar pengawasan yang berlaku.
Bank Jambi mengimbau nasabah tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Nasabah diminta menjaga kerahasiaan PIN dan kode OTP. Jika menemukan saldo berkurang atau transaksi mencurigakan, nasabah dapat melapor ke kantor cabang terdekat mulai Senin, 23 Februari 2026, dengan membawa bukti pendukung.(Jn)
Baca Juga: PT Abadi Lestari (RLCO) Masuk Bisnis Perikanan, Targetkan Pasar Domestik dan Ekspor
Editor : Liya









