All England 2026: Tim Indonesia Matangkan Persiapan, Aklimatisasi Jadi Kunci di Birmingham

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Indonesia menjalani persiapan dan aklimatisasi sebelum tampil di All England 2026 di Birmingham.

Tim Indonesia menjalani persiapan dan aklimatisasi sebelum tampil di All England 2026 di Birmingham.

Jakarta, TargetLink.id – Turnamen bulu tangkis tertua dan paling bergengsi, All England 2026, akan di gelar pada 3–8 Maret 2026 di Utilita Arena Birmingham. Meski jadwal masih beberapa hari lagi, tim bulu tangkis Indonesia sudah menjalani persiapan penuh demi hasil maksimal di level BWF World Tour Super 1000.

All England di kenal sebagai ajang prestisius yang menjadi tolok ukur kualitas dan mental juara para atlet dunia. Persaingan di turnamen ini sangat ketat karena mempertemukan pemain-pemain terbaik dari berbagai negara. Setiap laga menuntut kesiapan fisik, teknik, taktik, dan mental secara menyeluruh.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menegaskan bahwa persiapan tim di lakukan secara terukur. Fokus utama adalah peningkatan kondisi fisik, penguatan teknik, serta kesiapan mental sebelum bertanding di Eropa. Aklimatisasi menjadi faktor penting agar atlet cepat beradaptasi dengan cuaca dan lingkungan pertandingan.

Baca JugaHasil Dewa United vs Borneo FC 2-1: Alex Martins dan Vico Duarte Jadi Penentu Kemenangan

Sebagai bagian dari strategi, Fajar Alfian dan rekan-rekan berangkat lebih awal ke Inggris. Tim di jadwalkan menjalani program aklimatisasi pada 24–28 Februari 2026 di Milton Keynes, sebelum berpindah ke Birmingham pada 1 Maret. Langkah ini di ambil agar para pemain memiliki waktu adaptasi optimal sebelum turun di arena.

Baca Juga :  Kerja Sama Indonesia-Rusia Dibahas Prabowo dan Putin

Indonesia terakhir meraih gelar All England pada 2024 lewat kemenangan Jonatan Christie di sektor tunggal putra serta pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di ganda putra. Pada edisi 2025, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana finis sebagai runner up. Kini, harapan besar kembali di sematkan pada skuad Merah Putih untuk mengukir prestasi di All England 2026.(Jn)

Baca JugaKartu Merah & Gol Injury Time, Chelsea Gagal Amankan 3 Poin

Editor : Liya

Berita Terkait

Hasil Dewa United vs Borneo FC 2-1: Alex Martins dan Vico Duarte Jadi Penentu Kemenangan
Gubernur Papua Saksikan Persipura Hajar Barito Putera 4-1, Optimistis Kembali ke Liga 1
MotoGP 2026: Era 1000cc Terakhir Dimulai, GP Brasil Kembali Setelah 20 Tahun
Al Nassr vs Al Hazm 4-0: Ronaldo Menggila, Timnya Kembali ke Puncak Klasemen
Kartu Merah & Gol Injury Time, Chelsea Gagal Amankan 3 Poin
Link Live Streaming Osasuna vs Real Madrid Liga Spanyol 2025/2026, Cek Jadwal dan Prediksi Laga Sengit
Hasil Persijap vs Persebaya: Bajul Ijo Tertinggal 1-0 di Babak Pertama
Prediksi Susunan Pemain Juventus vs Como di Serie A: Bianconeri Wajib Waspada
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 00:01 WIB

All England 2026: Tim Indonesia Matangkan Persiapan, Aklimatisasi Jadi Kunci di Birmingham

Minggu, 22 Februari 2026 - 23:32 WIB

Hasil Dewa United vs Borneo FC 2-1: Alex Martins dan Vico Duarte Jadi Penentu Kemenangan

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:50 WIB

Gubernur Papua Saksikan Persipura Hajar Barito Putera 4-1, Optimistis Kembali ke Liga 1

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:36 WIB

MotoGP 2026: Era 1000cc Terakhir Dimulai, GP Brasil Kembali Setelah 20 Tahun

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:24 WIB

Al Nassr vs Al Hazm 4-0: Ronaldo Menggila, Timnya Kembali ke Puncak Klasemen

Berita Terbaru

Ilustrasi kolak creamy tanpa santan yang lebih ringan dan cocok sebagai menu buka puasa sehat.

Artikel

Rahasia Kolak Creamy Tanpa Santan, Cocok Jadi Menu Buka Puasa

Minggu, 22 Feb 2026 - 21:26 WIB